Titik14.com | BENGKAYANG — Malam 20 Agustus 2026 berubah menjadi kepanikan bagi warga di kawasan Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Kobaran api tiba-tiba membesar dan melahap sejumlah rumah toko (ruko) yang berada di kawasan pasar.
Api yang muncul di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau membuat kobaran dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Kepulan asap tebal dan cahaya merah dari kobaran api terlihat menerangi kawasan pasar, sementara warga berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi menggambarkan betapa cepatnya api membesar.
“Apinya besar, menyambar ruko yang ada di seberang jalan,” ujar warga.
Kondisi bangunan yang berdempetan menjadi salah satu faktor yang membuat kobaran api cepat menjalar. Ditambah cuaca panas dan kering yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat, api menjadi semakin sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku memadamkan kobaran bersama warga. Namun, derasnya api dan cepatnya penjalaran membuat proses pemadaman tidak mudah. Petugas dan warga harus bekerja ekstra untuk mencegah api merembet lebih jauh dan mengancam bangunan lain di sekitar pasar.
Pasar yang biasanya menjadi pusat aktivitas perdagangan warga pada siang hari berubah menjadi lokasi kepanikan pada malam itu. Warga berkerumun di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman, sementara petugas berusaha mengamankan area agar masyarakat tidak terlalu dekat dengan titik kebakaran.
Suara sirene kendaraan pemadam berpadu dengan kepanikan warga. Di tengah kobaran yang terus membesar, perhatian utama diarahkan untuk menjinakkan api sebelum menjalar semakin luas.
Kebakaran tersebut kembali menjadi pengingat bahwa musim kemarau membawa risiko besar terhadap terjadinya kebakaran, terutama di kawasan padat bangunan seperti pasar dan pertokoan.
Hingga berita ini ditulis, jumlah pasti ruko yang terdampak serta nilai kerugian akibat kebakaran masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait. Penyebab awal kebakaran juga belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan.
Bagi warga Sungai Duri, malam itu bukan sekadar peristiwa kebakaran. Kobaran api di tengah musim kemarau memperlihatkan betapa cepat sebuah percikan dapat berubah menjadi bencana ketika menyentuh bangunan-bangunan yang berdiri berdekatan.
Titik14.com — Menyatukan Cerita Kalimantan Barat.
