Titik14.com | LANDAK – Sebanyak 365 keluarga di Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, menerima bantuan beras medium dari pemerintah sepanjang 16 hingga 24 September 2026.
Di balik proses distribusi itu, aparat kepolisian turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Total beras yang disalurkan mencapai 3.650 kilogram atau 3,65 ton. Masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh 10 kilogram beras yang didistribusikan melalui pemerintah desa setempat.
Di sejumlah titik penyaluran, warga tampak datang membawa dokumen yang dipersyaratkan, mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), hingga surat undangan penerima bantuan. Dokumen tersebut menjadi dasar verifikasi agar bantuan tidak salah sasaran.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui pemerintah desa. Dalam pelaksanaannya, beras diserahkan kepada masyarakat melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Jumadin sebelum diterima langsung oleh warga penerima manfaat.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Polsek Mempawah Hulu menerjunkan personel melakukan pengamanan dan monitoring.
Kehadiran polisi tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan proses penyaluran berlangsung tertib serta sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan pemerintah.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Freddy Surya Purnama Jumat ( 25/09/2026) mengatakan pengawasan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Menurut Freddy, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana bantuan yang telah disiapkan negara dapat sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami hadir untuk memastikan proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan masyarakat dapat menerima bantuan dengan baik. Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan pangan, tetapi juga bagaimana program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Freddy.
Selama proses distribusi berlangsung, personel kepolisian juga memberikan pelayanan kepada warga yang datang mengambil bantuan.
Pendekatan humanis diterapkan untuk membantu masyarakat, terutama kelompok lanjut usia maupun warga yang membutuhkan pendampingan saat proses verifikasi data.
Kepolisian menilai kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam memastikan program bantuan berjalan efektif. Tegas Fredy.
Selain menjaga ketertiban, sinergi tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program-program sosial yang dijalankan pemerintah.
Ke depan, Polsek Mempawah Hulu menyatakan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan dan bantuan sosial melalui pengamanan serta pengawasan di lapangan.
“Langkah itu dilakukan agar distribusi bantuan dapat berlangsung aman, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” Pungkasnya.












