Titik14.com | PONTIANAK – Polda Kalimantan Barat terus mempercepat transformasi digital di lingkungan kepolisian dengan membekali seluruh personel kemampuan mengoperasikan Super App Polri, aplikasi terintegrasi yang menjadi andalan dalam mendukung tugas kepolisian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi penggunaan Super App Polri yang digelar Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Polda Kalbar, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti personel dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Kalbar.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari proses instalasi aplikasi, aktivasi akun, pemanfaatan berbagai fitur, hingga penanganan kendala teknis yang mungkin dihadapi saat menggunakan aplikasi.
Penguasaan aplikasi ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh personel memiliki kemampuan yang sama dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai penunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.
Super App Polri sendiri dirancang sebagai platform digital terintegrasi yang memudahkan akses terhadap berbagai layanan dan kebutuhan kedinasan. Kehadirannya menjadi bagian dari transformasi Polri menuju institusi yang lebih modern, cepat, efektif, dan efisien.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengatakan penguasaan teknologi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari di era modern.
“Super App Polri merupakan salah satu inovasi yang mendukung transformasi digital di tubuh Polri. Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh personel memahami dan mampu memanfaatkan aplikasi secara optimal, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas serta memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan kepada masyarakat,” ujarnya.
Bambang menegaskan, peningkatan literasi digital personel menjadi bagian penting dalam mewujudkan program Polri Presisi. Dengan kemampuan teknologi yang semakin baik, anggota kepolisian diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus menjawab tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat, akurat, dan transparan.
Transformasi digital yang terus dijalankan Polri juga diyakini mampu memangkas birokrasi, mempercepat arus informasi, serta meningkatkan akurasi data dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja internal, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan berbasis digital.












