Titik14.com | LANDAK – Pemerintah Kabupaten Landak kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami musibah.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyerahkan bantuan sosial dan bantuan tanggap darurat kepada warga korban bencana alam, kecelakaan, serta masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan kesehatan di Kantor Bupati Landak, Kalimantan Barat, Rabu (22/7/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan warga yang mengalami kondisi darurat tidak menghadapi kesulitan seorang diri. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana maupun mereka yang membutuhkan dukungan untuk pemulihan kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Karolin berdialog langsung dengan para penerima bantuan. Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi cobaan, meskipun kemampuan keuangan daerah masih terbatas.
“Hari ini kita menyerahkan bantuan sosial kepada bapak, ibu, rekan-rekan, dan saudara kita yang tertimpa musibah yang beragam, ada yang bencana alam, ada yang kecelakaan. Bagi masyarakat yang tidak mampu,” ujar Karolin.
Karolin mengaku prihatin atas berbagai musibah yang belakangan terjadi di Kabupaten Landak. Menurutnya, bantuan yang diberikan memang tidak dapat sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami warga, namun diharapkan dapat meringankan beban dan membantu mereka bangkit kembali.
Berdasarkan data Penyaluran Bantuan Sosial Tahap I Tahun 2026, sebanyak sembilan warga menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Landak. Rinciannya, empat orang merupakan korban kebakaran, satu orang korban angin puting beliung, satu orang terdampak tanah longsor, serta satu warga menerima bantuan biaya perawatan dan pengobatan.
Selain itu, pemerintah juga menyerahkan dua unit kaki palsu kepada dua warga sebagai alat bantu fisik agar mereka dapat kembali beraktivitas dan meningkatkan kualitas hidup.
Seluruh bantuan tersebut didanai melalui pos dana cadangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Landak. Meski anggaran yang tersedia terbatas, Pemerintah Kabupaten Landak menegaskan akan terus berupaya memberikan respons cepat terhadap warga yang terdampak bencana, musibah, maupun kondisi darurat lainnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian ketika menghadapi masa-masa sulit, sekaligus memperkuat kehadiran negara melalui pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.












