Titik14.com | SINGKAWANG – Taruna Merah Putih (TMP) Kalimantan Barat mengajak generasi muda untuk tidak lagi hanya menjadi penonton dalam dinamika politik, tetapi berani mengambil peran sebagai penentu arah masa depan bangsa. Ajakan tersebut mengemuka dalam forum “Duduk dan Diskusi” bertema “Anak Muda & Politik: Penonton atau Penentu Arah Bangsa” yang digelar di Kota Singkawang.
Kegiatan yang menjadi ruang dialog terbuka antara pemuda dan para pemimpin daerah ini bertujuan meningkatkan literasi politik sekaligus membangun kesadaran generasi muda agar lebih kritis, partisipatif, dan peduli terhadap pembangunan daerah maupun nasional.
Kota Singkawang menjadi titik awal pelaksanaan forum tersebut. Ratusan peserta memadati lokasi kegiatan, terdiri dari mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi kepemudaan (OKP), hingga berbagai komunitas anak muda.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, hadir sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan aktif generasi muda. Menurutnya, anak muda harus menjadi mitra strategis pemerintah dengan menghadirkan gagasan, inovasi, serta pengawasan yang konstruktif terhadap jalannya pembangunan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat sekaligus Ketua DPD Taruna Merah Putih Kalbar, Melki Sedek Huang, mengingatkan bahwa politik bukan sesuatu yang harus dijauhi oleh kaum muda. Justru, politik merupakan instrumen penting untuk menentukan arah kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
“Anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton. Saatnya menjadi pelaku yang ikut menentukan masa depan bangsa melalui partisipasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” tegas Melki di hadapan peserta.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan, kritik, hingga gagasan disampaikan peserta mengenai isu kepemudaan, pembangunan daerah, demokrasi, serta tantangan politik di era digital. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk memahami politik secara lebih substansial, bukan sekadar sebagai kontestasi kekuasaan.
Melalui forum “Duduk dan Diskusi”, TMP Kalimantan Barat berharap lahir ruang-ruang dialog yang mampu mempertemukan pemuda dengan para pengambil kebijakan, sehingga tercipta generasi yang tidak hanya melek politik, tetapi juga siap menjadi bagian dari solusi bagi pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.
Setelah sukses digelar di Kota Singkawang, kegiatan ini dijadwalkan berlanjut ke Kabupaten Landak sebagai bagian dari upaya TMP Kalbar memperluas ruang partisipasi politik bagi generasi muda di berbagai daerah.




